Sedekah yang tertunda


Assalamualaikum Wr Wb

Tahukah anda kalau sedekah itu banyak manfaatnya , salah satunya untuk menyembuhkan penyakit, nah kali ini saya akan cerita sedikit pengalaman tentang sedekah

Waktu itu hari sabtu habis pulang dari pusatnya penjualan komputer di jakarta, di tengah jalan awan sudah mulai hitam mendung sudah hampir rata gelap sekali , saya coba semakin kebut motor saya tapi akhirnya hujannya turun juga dengan derasnya ,  terpaksa neduh di pinggir jalan di depan toko yang tutup

Di depan toko tersebut sudah ada beberapa pengendara motor lainnya yang berteduh , saya kebagian yang paling luar , terpaksa kena hujan sedikit, lagi suntuk berteduh sambil melihat kendaraan yang lewat di seberang jalan ada bapak tua yang sedang kehujanan dia bergegas untuk berteduh juga , bajunya yang sudah lusuh basah kuyup , sambil menenteng tas plastik yang berisi gelas plastik bekas air mineral bapak tersebut langsung jongkok sambil merapatkan tangan dan badannya di dada kelihatan ia sangat kedinginan

Iba , kasihan itu yang pertama muncul didalam hati saya, sambil saya bertanya sendiri, bapak ini orang gila atau fakir miskin ya , setelah lama saya berdiri di sebelahnya tanpa ada kata yang terucap hanya memandangnya dengan kasihan , dan timbul keinginan untuk bersedekah sekedar untuk membeli obat atau makan karena bapak itu terlihat sakit,

Saya coba bertanya “sakit pak? ” , pertanyaan saya hanya di jawab dengan erangan “heeee” yang saya tidak tahu maksudnya , merasa tidak mendapatkan respon akhirnya sejumlah uang yang sudah saya siapkan untuk di sedekahkan tidak jadi saya berikan, dan karena hujan mulai agak reda saya melanjutkan perjalanan pulang , ditengah jalan hati ini bertengkar “kenapa tidak langsung kasih saja duit yang sudah disiapkan , mau sedekah kok gak jadi ” terus perasaan bersalah ini muncul , sampai di rumah masih saja terbayang kasihan melihat bapak tua tadi dan penyesalan kenapa saya tidak langsung memberikan uang yang sudah saya persiapkan.

Sorenya , tiba-tiba anak saya yang kecil batuk dan selang beberapa lama badannya panas saya kasih obat panas tapi panasnya belum turun juga, kecemasan mulai melanda saya , karena khawatir, malam itu juga  langsung saya bawa ke dokter , biasanya saya tidak langsung ke dokter cukup diberikan obat panas jika dalam satu hari panasnya tidak turun baru saya bawa kedokter

Sampai tengah malam panas anak saya masih belum juga turun padahal sudah dikasih obat dari dokter, semakin membuat saya khawatir apalagi penyesalan saya yang tidak jadi memberikan sedekah masih saja terbayang, saya mulai merangkai kejadian itu, sampai saya mengambil kesimpulan “apa karena sedekah yang tidak jadi , anak saya badannya panas??”

Sampai pagi hari anak saya masih panas , akhirnya saya memutuskan untuk tidak berangkat kerja , dan isteri saya hari itu berangkat kerja rencana saya jika anak saya masih panas gantian besok isteri yang tidak masuk kerja

Diperjalanan saya masih terpikir kejadian sedekah yang tidak jadi akhirnya saya putuskan untuk mencari orang yang layak untuk menerima sedekah yang kemarin tidak jadi, alhamdulillah dijalan saya bertemu dengan pengemis yang cacat , dan saya tahu betul kalau orang itu memang benar cacat dan layak menerima sedekah paling tidak menurut saya dan saya berikan sedekan yang tidak jadi kemarin

Setelah sampai dirumah , anak saya masih lumayan panas , saya suapi makan kemudian saya kasih obat , selang beberapa jam kemudian panasnya mulai turun dan dia mulai tidak lemes lagi dia mulai bermain dengan kakaknya lagi dan terus sampai hari berikutnya dia sudah sembuh dan kembali aktif dan bawel seperti semula,

Demikian pengalaman saya , mungkin bagi anda kejadian ini bukan luar biasa tapi bagi saya yang mengalami, ini sangat luar biasa saya anggap Allah menegur saya karena menunda sedekah, oleh sebab itu saya menghimbau kita semua janganlah menunda sedekah, karena di setiap sedekah pasti ada ganjaran dari Allah, semoga pengalaman saya ini bisa menjadi inspirasi buat kita semua, amin

Wasalamualaikum Wr Wb

2 Responses to “Sedekah yang tertunda”

  1. Tarbiyatul banin Says:

    ya ringan meskipun sering dilalikan (oleh saya juga)

    TUKER LINK YUKK
    http://tarbiyatulbanin.wordpress.com

    READ THIS TOO
    http://tarbiyatulbanin.wordpress.com/2010/01/07/199/


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • sunatullah.com
  • Blog Status

  • Masukkan alamat email Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru.

    Join 9 other followers

  • %d bloggers like this: